Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

BERSYUKUR DULU, BERSYUKUR LAGI DAN BERSYUKUR TERUS


Tidak ada waktu yang bisa dihindari dari kegiatan perihal bersyukur. Kita kadang terlalu naif untuk mensykuri sesuatu hanya karena momentum, hanya karena kebaikan yang menurut pengertian kita "menguntungkan". Padahal setiap detik dari hembusan nafas adalah anugerah tak terhingga. Namun demikianlah kita sebagai manusia. Untuk itu selalu perlu pengingat baik dari dalam kita sendiri maupun dari siapapun dan apapun diluar kita. kejadian disekitar kita yang baik maupun yang buruk menurut penilaian kita tentunya harus kita jadikan momentum untuk mensyukurinya. 

Pandemi virus wabah yang tentunya sudah memutus banyak harapan yang pernah ada diseluruh bagian bumi ini terdapat banyak hal yang harus kita kaji. Banyak hal yang tetap bisa disyukuri karena itu hanyalah bagian kecil dari cobaan yang kita hadapi.

Sempat trenyuh hati ini tatkala mendengar banyak kepala keluarga yang harus berjuang tertatih untuk tetap berdiri tegak akibat dari adanya sosial distancing yang diterapkan. Jangankan berfikir untuk memenuhi kebutuhan jajan anak, bahkan untuk kebutuhan makan anaknya pun dia tak tahu darimana akan didapatkan. Ada cerita sesorang yang harus mencuri hanya demi sesuap nasi untuk menyambung hidup, bukan untuk hidupnya sendiri namun untuk buah hatinya. Menggadaikan kehormatannya sebagai kepala keluarga dan rela apapun dilakukan demi orang yang dicintainya. Disisi lain ada banyak ibu yang harus dipaksa untuk mencukupkan diri dengan uang 50 ribu rupiah untuk satu minggu, bisakah kita membayangkan dapat kita belanjakan apa uang sejumlah itu untuk hidup satu minggu?

Sepertinya dunia ini kejam kalau kita melihat dengan berdasarkan logika saja. Nilai-nilai agama dan keyakinan lah yang dapat menyelamatkan kita. Tuhan hanya menjadikan hal tesrbut untuk kita bisa "kembali" dan bersyukur terhadap nikmat yang banyak yang masih teranugerahkan kepada kita.
Hari ini saya bersyukur bahwa Allah sudah menitipkan nikmatnya, semoga dengan nikmat hari ini menjadi ladang untuk berbagi. terimakasih Allah, terimakasih Google.

Post a Comment for "BERSYUKUR DULU, BERSYUKUR LAGI DAN BERSYUKUR TERUS"

Ads Post 4